Di zaman sekarang, banyak sekali produk senapan angin yang bisa kita temui baik lokal maupun impor. Senapan yang kita lihat tidak hanya sebatas yang dipajang di rak toko kesayangan melainkan semua toko senapan sudah mudah sekali untuk diakses secara online. Namun di sisi lain, banyaknya pilihan ini semakin membuat bingung para pengjobi dalam memilih senapan angin, untuk itu Tim CV Trisen indonesia akan berbagi Tips memilih senapan angin berdasarkan indikator dan pengecekan yang sering dilakukan tim kami dalam menentukan kualitas senapan angin.
Salah Pilih Senapan Bisa Rugi
Kita semua tahu bahwa harga senapan angin bisa dibilang cukup mahal di pasaran, jika kamu tidak tahu cara memilih dengan benar maka uang yang kamu keluarkan akan rugi. Namun bagaimana jika memilih senapan angin yang terlalu murah? Ini juga beresiko karena harga yang terlalu murah tentu saja akan mengorbankan kualitas, dan ini bisa berakibat fatal jika bahan dan konstruksinya tidak aman.
Oleh karena itu sebagai penghobi khsusunya pemula, salah satu pengetahuan yang perlu kamu miliki adalah memahami kualitas senapan angin. Kamu perlu mempertimbangkan kebutuhan, material, memahami jenis dan keunggulan, bahkan kamu perlu melakukan tes agar unit senapan yang dibeli benar-benar memiliki kualitas.
5 Cara Memilih Senapan & Hal yang Harus Dipertimbangkan
Ada 5 cara memilih senapan angin serta ada beberapa hal yang harus kamu pertinbangkan sebelum membeli unit tertentu. Di bawah ini kami sudah merangkumnya untuk anda:
1. Ketahui Tujuan Berburu dari Jenis Target & Jarak Tembak
Beda target & jarak tembak tentu saja beda unitnya. Senapan angin telah dirancang memiliki spesifikasi tertentu untuk tujuan tertentu. Misalnya senapan big game dirancang memiliki power besar yang ditunjukan dengan fps tinggi untuk memberikan impact maksimal pada target buruan. Sedangkan untuk small game lebih mengutamakan presisi dan efisiensi.
Umumnya senapan big game menggunakan mimis yang lebih berat daripada small game, untuk itu tenaga yang diperlukan berbeda.
2. Ketahui Kelebihan & Kekurangan tiap Jenis Senapan angin
Secara umum jenis senapan angin di Indonesia dibagi menjadi 3, yaitu senapan angin PCP, senapan angin uklik, dan senapan angin gejluk. ketiganya memiliki perlakuan dan keunggulan masing-masing.
Selain itu dari segi harga, senapan PCP umumnya memiliki harga yang lebih tinggi karena punya material dan konstruksi yang lebih rumit, serta mengharuskan kamu punya pompa PCP baik manual atau otomatis untuk pengisian angin. Berbeda dengan jenis uklik dan gejluk yang sudah memiliki pompa manual sebagai bagian dari senapannya.
Detail lengkap tentang kelebihan & kekurangan dari tiap jenis senapan angin bisa kamu baca di artikel: 3 Jenis Senapan Angin yang Populer di Indonesia
3. Ketahui Material/Bahan Pembuatannya
Tips memilih senapan angin yang ke-3 adalah mengetahui bahan pembuatan senapan angin. Umumnya bagian chamber, dural, laras, hingga popor dibuat dengan material yang berbeda dan memiliki kualitas yang berbeda juga. Di bawah ini adalah bahan umum yang sering digunakan dalam pembuatan senapan angin.
| Material Chamber | Keunggulan | Kekurangan |
| Dural | Ringan, tahan karat, tampilannya rapi. | Kurang tahan benturan keras. |
| Kuningan | Tahan karat, harga lebih terjangkau, | Lebih berat dibanding dural, bahan agak lunak sehingga tingkat presisi tinggi kurang optimal |
| Steel / Baja | Sangat kuat dan kokoh, sangat tahan tekanan tinggi dan benturan | Cenderung lebih berat, dapat berkarat jika perawatan kurang optimal. |
| Material Tabung | Keunggulan | Kekurangan |
| Dural | Bobot ringan, tahan korosi/karat, | Batas maksimal tekanan umumnya terbatas di kisaran 2.000–2.500 PSI. |
| Kuningan | Bahan relatif stabil, tahan terhadap kelembapan, | Tergolong berat dan daya tahan tekanannya terbatas |
| Monel | Tahan tekanan tinggi | Bobotnya cukup berat |
| Titanium | Sangat kuat dan kokoh, jauh lebih ringan dibanding monel/baja, tahan tekanan sangat tinggi. | Harga bahan baku dan biaya pengerjaannya tergolong sangat mahal. |
| Carbon Composite | Sangat ringan, daya tampung angin besar, tahan tekanan sangat tinggi | Harganya relatif tinggi |
| Material Laras | Keunggulan | Kekurangan |
| Baja Seamless | Tingkat kerapatan bahan sangat tinggi, sangat presisi, tahan lama, | Bobot cukup berat, perlu perawatan pelumas agar tidak mudah berkarat di bagian dalam. |
| Baja Biasa | Harganya terjangkau, mudah ditemukan dan dibentuk. | Kerapatan bahan kurang konsisten, lebih cepat aus, dan rawan karat. |
| Kuningan | Tahan terhadap korosi/karat, alur laras tergolong halus | Bahan cenderung lunak sehingga alur laras lebih cepat aus |
4. Ketahui Alur Laras & Mimis yang Cocok
Laras merupakan bagian penting yang wajib jadi pertimbangkan utama dalam menentukan performa. Laras tidak hanya sebatas tabung silinder tempat keluarnya mimis, namun di dalam laras terdapat alur yang menentukan putaran mimis agar lajunya menjadi stabil.
Umumnya mimis slug tidak membutuhkan alur yang lebih sedikit (8 alur) untuk memberikan impact tenaga yang besar pada target. Sedangkan mimis konvensional perlu alur lebih banyak (12 alur) untuk memberikan stabilitas putaran yang stabil agar akurasinya bagus.
Baca juga: Jenis-Jenis Mimis Senapan Angin: Kelebihan, Kekurangan, Peruntukannya
5. Perhatikan Kaliber Mimis yang digunakan
Senapan angin untuk berburu umumnya menggunakan kaliber 4,5 mm dan 5,5 mm. Namun kaliber 5,5 mm wajib memiliki izin khusu dari kepolisian. Untuk kaliber yang tidak memerlukan izin khusus adalah kaliber 4,5 mm atau .177, sebaiknya gunakan kaliber ini karena dengan kaliber 4,5 sudah cukup apabila menggunakan senapan, mimis, dan teknik yang tepat
Baca juga: Aturan Hukum Senapan Angin di Indonesia, Penghobi Wajib Tahu
6. Tes Unitnya Sebelum Beli
Tips yang satu ini amat penting, jika kamu sudah memilih senapan angin kamu wajib mencoba unitnya. Bawa senapan angin ke lapangan tembak atau tempat uji coba akurasi, cek apakah akurasinya stabil dan pengopoerasian unitnya tergolong nyaman atau tidak. tentunya sebelum dicoba, unit harus disetting terlebih dahulu ya Sobat Bedilers.
Hal yang Wajib Di Tes Sebelum Memutuskan Membeli Sebuah Senapan Angin
Berikut ini adalah tahapan pengetesan yang bisa kamu lakukan secara mandiri saat membeli senapan angin:
1. Tes Akurasi (Grouping Mimis)
Jika kamu bisa langsung mencoba senapan angin di toko, maka coba lakukan tes akurasi sendiri. Namun hal ini juga memerlukan keterampilan, kamu perlu mempelajari teknik menembak dengan akurat agar tidak ada bias yang mempengaruhi hasil grouping
2. Tes Pompa & Tekanan Angin
Hal ini memastikan tidak ada kebocoran angin pada unit senapan angin yang kamu beli, coba isi tekanan angin hingga batas maksimal yang disarankan dan periksa apakah ada kebocoran angin pada tabung & chambernya.
3. Tes Kebocoran Laras
Laras yang bocor dapat mengurangi laju mimis, untuk itu pastikan bagian laras tidak mengalami kebocoran. Caranya cukup mudah, dengan meniup bagian ujung laras. Jika ada angin masuk berarti ada kebocoran entah dari bagian laras atau dari sil grendel.
4. Tes Komponen Penting (kokang, picu, & fitur lainnya)
Tes sebelum memilih unit senapan angin yang terakhir kamu bisa mencoba berbagai fitur dan pengoperasian senapan angin muali dari kokang, picu, stelan power dan lain, lain. Pastikan unit nyaman dan mudah untuk digunakan.
Itulah tips memilih senapan angin yang harus kamu ketahui sebelum membeli unit senapan angin baru. Pastikan unit yang kamu beli memiliki kualitas unggul dan sesuai untuk kebutuhan hobi menembakmu.
Di CV Trisen Indonesia, semua unit kita seleksi untuk menjamin kualitas dan keunggulannya. Selain menggunakan material berkualitas dengan fabrikasi full CNC machining, kami juga melakukan uji coba setiap unit sebelum unit ready, dan juga sebelum unit dikirimkan. Kamu juga bisa mencoba langsung senapan angin di toko kami jika kamu membeli secara offline di toko kami yaitu di Jl. Bringin, Mulyoasri, Tulungrejo, Kec. Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
Yuk kunjungi toko kami atau beli lebih mudah secara online melalui admin kami via whatsapp.

